Tuesday, 5 January 2010

Antara memiliki dan tidak

Sulit untuk diungkapkan ketika kita tahu bahwa keadaan yang sebenarnya tidak seburuk apa yang kita lihat. Kenyataan kadang tidak selalu sama dengan apa yang diharapkan, hal terbesar yang terkadang terpikir adalah keinginan untuk selalu memiliki kadang tidak selalu bisa diwujudkan.

Ya itulah cinta mungkin, disatu sisi kamu akan menemukan fakta bahwa kamu mencintainya namun di sisi lain kamu juga akan melihat bahwa kamu belum bisa memiliki bukan tidak bisa memiliki. Karena ada beda penafsiran antara belum dengan tidak, jika kita belum bisa memiliki namun suatu saat kita akan bisa memilikinya. Sedangkan jika tidak memiliki, kata-kata ini hanya sebuah pernyataan bahwa kita tidak akan pernah bisa bersama orang yang kita cintai.

Keadaan dalam sebuah cinta kadang tidak berpihak kepada kita, sehingga sering kali kita berpikiran bahwa cinta itu tidak harus memiliki. Kadang dalam hidup ini, prinsip ini yang sering digunakan ketika kesempatan itu telah hilang sehingga ada beberapa orang dalam hidup ini, hanya terpaku pada cinta itu saja dan dianggapnya sebagai cinta sejati dalam hidupnya.

Namun ada orang yang berpikiran cinta itu harus memiliki, apa dan bagaimana caranya itu akan dipikirkan selanjutnya. Namun menurutku, prinsip ini adalah sesuatu yang lumrah. Ketika seseorang mencintai orang lain dalam konteks saling mencintai dan saling menerima tentu apa yang akan terjadi selalu bisa dihadapi bersama karena kekuatan cinta yang mampu menyatukan keduanya walaupun keadaan tidak sebaik ketika semua kondisi dan situasi bisa diterima juga oleh lingkungan sekitar.

Sebenarnya bukan bagaimana cinta itu dimiliki atau tidak, namun hal terpenting adalah kita bersyukur bahwa kita telah diberikan perasaan untuk mencintai orang lain dan diberikan kesempatan untuk bersamanya hingga akhirnya kita tahu bahwa orang yang kita pilih adalah cinta sejati kita.

Jika aku simpulkan secara sederhana, setiap orang pasti ingin memiliki cintanya, ingin bersama dengan orang yang dikasihi dan dicintainya sepenuh hatinya serta tidak ingin melewatkan sedetik pun untuk bisa dapat bersamanya. Mengapa aku tarik kesimpulan seperti ini?

Pertama, ketika kita jatuh cinta pada seseorang dan dia pun juga mencintai kita tentu yang terpikir dalam benak kita adalah bagaimana bisa sama-sama dengan orang yang kita cintai. Namun ketika keadaan tidak seperti yang kita harapkan hingga akhirnya kita harus terpisah oleh orang yang kita cintai, karena orang yang kita cintai telah menjadikan orang lain sebagai pilihannya, seketika kita berpikir cinta itu tidak harus memiliki walaupun hal ini tidak terjadi pada semua orang karena ada ornag yang mampu melupakan semuanya dan memulai sesuatu yang baru namun bagi orang yang berpikir cinta itu tidak harus memiliki, sedikit atau banyak orang ini pasti akan tetap menjalankan hidupnya seperti biasa, tapi ketika kesempatan bersama-sama itu ada, kesempatan itu akan diambilnya dan tidak pernah dilewatkannya.

Kedua, saat kesempatan kedua itu ada, tentu akan digunakan sebaik mungkin hingga akhirnya kenyataan mengatakan bahwa kita bisa memiliki orang yang kita cintai walaupun butuh proses yang panjang.

Cinta itu dimiliki atau tidak dimiliki sebenarnya bukan menjadi suatu permasalahan jika kita tahu bahwa makna yang tersirat dalam cinta yaitu, kita diberikan kesempatan untuk mencintai orang lain, diberikan kesempatan untuk mengenal dan mengerti namun ketika keadaan tidak sesuai dengan yang kita harapkan sebaiknya tidak terpaku pada cinta itu, mengapa?karena sebenarnya kita tahu bahwa dia bukan jodoh kita dan perlu kita tahu ada seseorang yang telah dipersiapkan olehh Allah SWT sebagai jodoh kita, sebagai teman terbaik dalam hidup ini yang akan menemani setiap perjalanan kita dalam kehidupan ini.

Sungguh indah ketika kita berpikir bahwa orang yang kita cintai tidak menjadi milik kita, bukan karena keadaan namun karena Kuasa Allah SWT. Allah telah menciptakan manusia secara berpasang-pasangan, tinggal bagaimana cara kita menemukan pasangan sejati kita.

Tetaplah yakin ketika cinta itu belum bisa dimiliki akan ada suatu kesempatan lain untuk dapat memiliki cinta yang lain Karena cinta sejati itu bukan datang dan pergi namun cinta sejati akan selalu ada di hati,, menunggu seseorang yang tepat untuk dapat hidup bersama.

2010…..Harapan dan mimpi baru dalam hidup

Ya inilah tahun 2010 yang telah datang, semua harapan dan mimpiku telah kupersiapkan untuk menjadi seseorang yang lebih baik dari sebelumnya. Setiap orang berharap akan banyak hal, baik itu tentang jodoh, rezeki, kesehatan, keuangan serta banyak sekali target yang harus dicapai di tahun 2010. Sebuah langkah yang baik jika mempersiapkan apa yang kita cita-citakan karena ibarat kita mengarungi lautan yang luas tentu kita akan mempersipakan segala sesuatu dengan baik, begitu juga dengan hidup, ketika akan menghadapi kehidupan yang kadang penuh dengan onak dan duri kita harus berani mempersipakan diri kita menjadi yang lebih tangguh.

Ada sekelumit kisah di 2008 dan 2009, ketika di tahun 2008 yang terpatri dalam hidupku adalah aku dapat lulus kuliah 4 tahun. Ada kalimat yang tertulis di dinding kamarku, kata-kata itu yang menadji motivasi saat itu yaitu “ AKU HARUS LULUS TAHUN 2008 INI!!!!!!!!”.

Kalimat ini hingga sekarang masih menempel di dinding kamarku ,walupun sudah 2 tahun berlalu. Kalimat itu yang benar-benar memacu aku dengan waktu untuk terus berusaha menjadi yang terbaik.

Di tahun 2009, yang tertulis di kamarku adalah resolusi untuk lebih baik karena di akhir tahun 2008, aku terpuruk dalam kondisi yang sangat bodoh, terjebak pada perasaan yang yang ketika itu belum bisa dilupakan hingga akhirnya 2009 menjadi sebuah tahun kebangkitan.

Di 2009, kalimat yang tertulis adalah semakin rajin ibadah, skill personality yang semakin baik, kuliah beasiswa S2, pekerjaan tetap, kuliah dirosah islamiyah, punya wira usaha, menabung, haji/umrah dan memiliki rumah untuk masa depan.

Yang terpenting di 2009 adalah kalimat yang selalu menjadi motivasi yaitu,”aku punya segudang cita-cita dan impian, aku tidak akan kecewa jika salah satu dari impianku belum tercapai karena aku yakin bahwa aku bisa mencapainya di hari esok yang lebih baik”

Dan di 2010 ini aku telah memiliki banyak mimpi dan cita-cita, aku yakin semua ini butuh proses dan kerja keras. Di tahun ini aku ingin memiliki target :
1. Mempersiapkan yang terbaik untuk kehidupan akhirat
2. Menjadi yang terbaik untuk keluarga dan orang yang aku cintai.
3. Memiliki ilmu yang bermanfaat.
4. Pekerjaan yang semakin baik dan lancar.
5. Memiliki rumah impian
6. Memiliki wirausaha yang lebih baik.
7. Investasi Masa depan
8. Calon istri yang sholehah.

2010 ini tahun dimana aku harus mampu memberikan yang terbaik tidak hanya untukku namun untuk keluarga dan orang yang aku cintai.

“Perjuangan tidak akan pernah berhasil tanpa kerja keras dan semangat yang terpatri untuk bisa menjadi yang lebih baik”